Rabu, 18 September 2013

Percakapan Bahasa Inggris Offering something untuk 4 orang

Maharani : Hey, everyone! Thank you for coming to my party
Aulia : It’s a very kind of you for having us here, Maharani. Happy birthday, by the way
Egha : We are really glad to come here. Happy birthday, Maharani
Ramdhan : Yeah, your party is really nice. Happy birthday, Maharani
Maharani : Thank you, everyone. I’m very happy to have you here too. By the way, have you enjoyed the food? Would you like some tart cake? I have tart cake from my parents.
Ramdhan : Oh, really? Is that okay? I would love to have some
Aulia : Oh, thank you, Maharani. Please, don’t bother
Egha : Thank you, Maharani. It’s okay. Thank you for the offer
Ramdhan : Well… if nobody likes it, maybe you can get some for me, Maharani
Aulia : Oh, don’t be so ravenous, Ramdhan! You have just eaten many sweets.
Ramdhan : Oh… but….
Maharani : Hahaha. Its okay… it’s okay, guys. I really don’t mind. Okay, wait a minute, I’ll get the cake.
Egha : Oh forgive Ramdhan, Maharani. We’re sorry for troubling you.
Ramdhan : Yes, thank you, Maharani. Just a tiny slice will be okay.
Maharani : Hahaha. It’s alright, guys. Okay, enjoy the party while I’m going for the cake. (Maharani going to bring the cake)
Ramdhan : Hey, I drank a very fresh smoothie right there. Do you want some smoothies?
Aulia : Really? Yes, I want some!
Egha : Oh no thank you. I get cough. I think I’m not going to drink cold drinks for a while.
Ramdhan : Well, there is a hot chocolate drink. Shall I help yourself to some hot chocolate?
Egha : Oh really? Thank you, Ramdhan. That’s a very kind of you.
Ramdhan : No problem. Okay, I will get the drinks. You two wait here for Maharani.
Egha : Alright. Thank you, Ramdhan.

Ket:
Red    = Offering
Blue    = Accepting

Kamis, 09 Mei 2013

Naskah Drama Cinderella



NASKAH DRAMA

CINDERELLA

v Ary Istiqomah                       = Ibu Tiri & Peri
v Egha Rhiyanti Putri               = Cinderella
v Finny Chairunnisa                = Alice
v Mila Maulidah                        = Julie
v Rizki Adi Putra                      = Penjaga/Pengawal
v Rizky Safutra                          = Pangeran



CINDERELLA DRAMA SCRIPT

            Pada suatu hari, ada seorang wanita cantik yang bernama Cinderella. Dia tinggal dengan keluarga tirinya. Tetapi keluarga tirinya memperlakukannya seperti seorang pembantu.
Alice                : Cinderella.... Cinderella.... Ciderella.... !
Cinderella        : Iya aku datang. Mengapa kamu memanggilku?
Alice                : Lihat itu, lantai kotor. Bersihkan cepat!
Julie                 : Tidak, tidak, tidak, Cindrella aku lapar sekarang, buatkan aku makanan terlebih
                          dahulu!
Alice                : Julie! lantainya kotor!
Julie                 : Alice! Aku lapar!
Alice                : Aku tidak peduli. Lantainya kotor.
Cinderella        : Bolehkah aku mengatakan sesuatu?
Alice&Julie     : TIDAK!
Ibu Tiri            : Apa yang terjadi disini?
Alice&Julie     : Tidak bu, tidak ada apa-apa.
Julie                 : Lihat itu! Ada tikus!
Ibu Tiri            : Bunuh sekarang!
Cinderella        : Jangan bunuh dia, biarkan dia pergi.
Ibu Tiri            : Cinderella, apakah kamu yakin?
Cinderella        : Ya, aku yakin ibu. Jika kita membiarkan dia pergi, dia tidak akan kembali lagi.
Ibu Tiri            : Oke, biarkan dia pergi. Sekarang bersihkan lantai lalu buatlah makanan, cepat! Dan
                          kamu tidak bisa makan malam karena sudah membiarkan tikus tadi pergi!
Cinderella        : Iya ibu.
Ini biasa terjadi sehari-hari. Setiap harinya Cinderella mendapatkan hukuman yang besar.

            Pada suatu hari, di sebuah istana megah ada seorang pangeran yang sangat tampan. Orang tuanya sangat menginginkan dia segera menikah, tetapi dia selalu tidak mau.
Setelah dua minggu, pangeran telah menemukan jawabannya. Dia telah siap menikah dan orang tuanya telah menemukan cara untuk menemukan pendamping hidup pangeran. Seluruh penjaga ditugaskan untuk menyebarkan informasi kepada semua rumah di sekeliling kerajaan itu untuk datang ke pesta. Datanglah seorang penjaga kerumah Cinderella.
Penjaga           : Perhatian, untuk seluruh wanita di negara ini. Pangeran mengundang anda untuk
                          datang ke pesta. Setiap wanita boleh datang ke pesta dansa itu. Pesta akan diadakan
                          pada hari sabtu, malam minggu ini. Terimakasih atas perhatian anda.

Cinderella yang sangat ingin datang ke pesta itu sayangnya ibu tirinya tidak mengizinkannya. Dan Cinderella diberikan banyak tugas yang sangat berat. Cinderella merasa sangat sedih. Dia ingin sekali datang ke pesta itu, tetapi dia tidak bisa melakukannya karena ibu tirinya tidak mengizinkannya dan ia diberi banyak tugas.
Cinderella        : Ibu, saya telah selesai membersihkan lantai.
Ibu tiri                        : Baiklah, sekarang bersihkan jendela!
Cinderella        : Tapi aku telah mengerjakannya selama tiga jam, bu.
Ibu Tiri            : Jangan banyak bicara. Kerjakan lagi!

Cinderella merasa sangat sedih karena ia telah mengerjakan tugas tersebut. Tiba-tiba, seorang peri datang padanya. Peri yang ingin membantu Cinderella.
Cinderella        : Oh, Tuhan. Aku ingin sekali datang ke pesta itu. Tetapi aku masih harus
                          menyelesaikan tugas  ini. Hei, siapa kamu?
Ibu peri           : Jangan takut. Aku hanya seorang peri. Aku datang untuk membantumu.
Cinderella        : Terimakasih ibu peri.
Ibu peri           : Sekarang tutup matamu.
Cinderella        : Iya ibu peri.
Ibu peri           : Lihatlah dirimu Cinderella. Sekarang, kamu dapat pergi ke pesta itu.Tapi ingat,
                          Kamu hanya bisa sampai pukul 12 tengah malam ini. Lewat dari itu, kamu akan
                          berubah seperti semula. Jadi, kamu harus pulang sebelum lonceng berbunyi.
Cinderella        : Baik ibu peri, tapi bagaimana dengan tugas-tugasku?
Ibu peri           : Jangan khawatir. Saya akan mengerjakan tugasmu. Sekarang kamu pergi cepat.
Cinderella        : Baik ibu peri.

            Ketika Cinderella datang ke pesta itu. Pangeran sangat terkejut melihat kedatangannya dan ia merasa jatuh cinta. Cinderella tampak seperti seorang Putri cantik dari istana lain.
Alice                : Maukah kau berdansa denganku?
Pangeran         : Maaf, aku tidak bisa. Terimakasih atas tawaranmu.
Alice                : Oke, aku bisa berdansa dengan teman-temanku.
Julie                 : Lihatlah aku! Dia akan berdansa denganku!
Alice                : Tidak mungkin. Aku lebih cantik darimu!
Julie                 : Apa yang kamu katakan? Kamu lebih cantik dari ku?Aku yang lebih cantik darimu.
                          Lihat aku!
Julie                 : Maafkan saya pangeran tampan. Maukan kau berdansa denganku?
Pangeran         : Maaf, tapi aku tidak bisa. Terimakasih atas tawaranmu.
Julie                 : Tetapi kenapa kau tidak bisa?
Pangeran         : Terimakasih, maaf tapi aku tidak bisa berdansa sekarang. Terimakasih atas     tawarannya.
Julie                 : Iya pangeran.
Alice                : Lihatlah dirimu. Pangeran tidak ingin berdansa denganmu!
Julie                 : Tapi saya bisa bebicara dengan pangeran lebih lama dari mu!
Alice                : Tetapi dia hanya berkata Terimakasih, maafkan aku, kemudia berkata lagi!
Julie                 : Diam kamu!
Cinderella        : Maaf aku terlambat.
Penjaga           : Jangan khawatir. Ayo, mari saya antar ke ruang pesta.
Cinderella        : Terimakasih.
Penjaga           : Ya sama-sama.
Pangeran         : Oh tuhan, terimakasih kau telah mendatangkan seorang wanita cantik.
Pangeran         : Hei, maukah kau berdansa denganku?
Cinderella        : Tentu.

Cinderella dan pangeran berdansa sangat romantis. Dan saudara tirinya iri kepada mereka.
Alice                : Lihat itu. Sebenarnya kita bisa seperti itu dengan pangeran.
Julie                 : Apa yang kamu katakan? Kita? Kau pikir hanya aku yang bisa melaukan itu.
Alice                : Lihatlah dirimu. Kau jelek.
Julie                 : Tapi aku lebih cantik darimu!
Alice                : Tidak!
Julie                 : Iya!
Alice                : Itu tidak benar!
Julie                 : Lihat itu.
Pangeran         : Hei, kau terlihat cantik. Bolehkah saya bertanya sesuatu?
Cinderella        : Tentu.
Pangeran         : Bolehkan saya tau siapa namamu?
Cinderella        : Tentu saja. Nama saya...
(Lonceng Berbunyi)
Cinderella        : Oh, maaf pangeran aku harus pulang sekarang.
Pangeran         : Tidak. Kau harus menjawab dahulu.
Cinderella        : Maafkan aku, pangeran.

Cinderella yang pulang terburu-buru. Pangeran merasa sedih. Dan untungnya, sepatu kaca
Cinderella tertinggal sebelah ketika ia melarikan diri.
Penjaga           : Jangan sedih, pangeran. Anda bisa mendapatkan dia lagi. Lihat itu, sepatu kirinya tertinggal. Anda dapat menemukan pemiliknya.
Pangeran         : Briliant, terimakasih. Hentikan pesta ini dan kita akan mencarinya besok.
Penjaga           : Baik pangeran.

Pada hari berikutnya, pangeran dan penjaganya mencari-cari pemilik sepatu kaca tersebut. Tetapi,
tidak ada yang dapat menggunakannya. Kemudian, mereka datang kerumah Cinderella.
Penjaga           : Permisi... permisi... permisi.
Ibu tiri            : Tunggu aku datang. Oh pangeran, mengapa kau datang kesini?
Penjaga           : Pangeran ingin mencari pemilik sepatu ini. Apakah anak anda datang ke pesta tadi malam?
Ibu tiri            : Oh, ya. Mereka datang ke pesta itu.
Penjaga           : Panggillah mereka sekarang.
Ibu Tiri            : Alice! Julie! Cepat kesini!
Alice&Julie     : Mengapa kau memanggil kami, bu? Oh pangeran.
Penjaga           : Baik, cobalah ini.
Julie                 : oh, ya. Aku yang pertama Alice.
(Julie tidak bisa menggunakannya)
Alice                : Lihatlah. Aku adalah sang putri.
(Alice tidak bisa menggunakannya juga)
Pangeran         : Hei, siapa kamu?
Cinderella        : Aku Cinderella.
Pangeren         : Siapa dia?
Ibu tiri            : Hanya seorang pembantu.
Pangeran         : Cobalah.
Ibu tiri            : Tetapi pangeran, dia hanyalah seorang pembantu.
Pangeran         : Saya tidak peduli.
(Cinderella bisa menggunakannya)
Penjaga           : Wonderful! Pangeran, dia adalah seorang wanita yang kau cari.
Pangeran         : Cinderella, maukah kau menikah denganku?
Cinderella        : hmm, tapi...
Pangeran         : hmm, kenapa? Jika itu yang terbaik bagimu, mengapa tidak?
Cinderella        : Baik, pangeran. Terimakasih.
Pangeran         : Saya akan melakukan apa saja untukmu.
Ibu tiri            : Cinderella, sekarang kamu dapat hidup bahagia dengan dia da tinggal di istana. Kami mohon maaf atas perlakuan kami kepadamu.
Cinderella        : Jangan khawatir. Aku telah memaafkan kalian sejak pertama. Dan aku ingin kau tinggal di istana bersama kami.
Julie                 : Oh, Cinderella. Kamu adalah seorang wanita sempurna. Terimakasih banyak Cinderella.
Pangeran         : Cinderella, mari kita pergi.
Cinderella        : Baik pangeran.

Akhirnya, Cinderella dan pangeran menikah. Dan Cinderella hidup bahagia bersama pangeran.

***

Rabu, 24 April 2013

Arti sebuah cerita cinta


“Tak ada yang bisa kubayangkan selain dirimu” –egharhiyanti

Mungkin, dulu aku tidak benar-benar mengerti cinta. Tetapi saat aku merasakan pahitnya cinta, aku baru mengerti tentang hal itu. Pahit yang kurasakan, ditinggalkan oleh seorang mantan kekasihku tanpa ku tau alasan yang sebenarnya dia mengakhiri hubungan kami. Aku terus memikirkannya seolah-olah aku masih memilikinya. Selalu ku tanyakan kabarnya kepada teman-temannya. Dan suatu kalimat “ia baik-baik saja” sudah membuatku lega. Seminggu setelah kepergiannya aku merasakan kesepian yang tak terkalahkan. Kesepian itu bernama tanpa-Nya, yang membunuhku secara perlahan. Hatiku hampa, tak ada seorang pun yang mampu mengisi hatiku. Aku tak pernah memperdulikan seseorang yang mencintaiku, walaupun cinta itu tulus dari hatinya. Hanya satu yang aku takutkan dari cinta, yaitu kesakitan. Kesakitan yang pernah ku rasakan tak ingin lagi kurasakan kembali. Butuh bertahun-tahun lamanya bagiku untuk menghilangkan perasaan yang begitu tulus.

Hati ini lelah untuk terus berjuang. Lelah untuk terus tersenyum dalam tangis. Butiran air mata yang selalu membasahi pipiku selalu ku sembunyikan dengan beribu alasan supaya tak ada seorang pun yang tau sakit yang kurasakan. Aku hanya bisa memendam perasaan itu. Kukumpulkan setumpuk rasa sakit itu tanpa seorang pun yang mengetahuinya. Seringkali ku berbicara bahwa aku baik-baik saja, walaupun hati ini sebenarnya terluka. Luka yang ada di hati yang sangat dalam yang sangat susah untuk ku sembuhkan.

Berkali-kali ku coba untuk membuka hatiku untuk orang lain, tetapi tetap saja tidak bisa. Sampai pada saatnya aku menemukan seseorang yang mampu membuatku jatuh cinta kepadanya. Perasaan ini hanya tertuju padanya, entah apa yang harus ku katakan. Dia yang mampu membuka pintu hatiku lagi dan langsung terisi olehnya. Kapasitasku memang hanya seorang adik kelas, tapi perasaanku melebihi dari seorang adik kelas. Yap mulai kalian tebak dia adalah seorang kakak kelasku yang benar-benar belum ku kenal sebelumnya. Tetapi sejak perkenalan kami melalui sebuah pesan singkat-BBM. Membuat kita mengenal satu sama lain. Dan sudah dijelaskan disaat awal, dia yang mampu mengisi hatiku. Sebelum ada dia hidupku gelap tak ada satu pun cahaya yang mampu menerangi, tetapi saat kedatangan dia, dia mampu merubah semuanya. Hari-hariku menjadi lebih berwarna, semangat belajarku untuk pergi ke sekolah semakin bertambah, rasa untuk meninggalkan sekolah ketika bel pulang sekolah berbunyi menjadi suatu hal yang paling ku benci.

Sampai pada saatnya aku dapat menjadi bagian dari hidupnya. Senang yang begitu membara di hati ini membuatku semakin gila dibuatnya. Senyum ceria yang selalu ku keluarkan tiap harinya, tak ada tangis ataupun air mata yang keluar. Bagaimana tidak bahagia jika orang yang kita cintai akhirnya menjadi milik kita. Hari demi hari perasaan ini semakin bertambah untuknya,walaupun ada sedikit rasa kecewa tetapi kekecewaan itu sudah tertutupi oleh rasa sayang yang kupunya. Tetapi semua itu hanya beberapa saat karena ada suatu hal yang tidak bisa ku jelaskan disini yang membuat kami berpisah. Dengan segala ketidakpastian yang selalu menggrogotiku, aku harus tetap melepaskannya. Semuanya berjalan dengan cepat. Sapa manjanya, tawa renyahnya, cerita lugunya, dan segala hal yang membuat otakku penuh karenanya. Aku masih merasakan udara yang sama. Masih berdiam di tempat yang sama. Tapi yang kurasakan tak lagi sama. Dua minggu lamanya hubungan ku dengannya. Sangat singkat memang, tetapi itu bisa membuatku merasa bahagia. Sehari setelah kejadian itu, air mataku selalu membasahi pipiku. Hati ini hancur dan tidak dapat ku deskripsikan bagaimana perasaan ini. Sebenarnya, aku tidak ingin semuanya berakhir. Tetapi perpisahan harus terjadi, untuk kebaikan hubungan kami. Tidak dapat kupungkiri dan tak harus menyangkal diri, bahwa selama rentan waktu tanpanya aku merasa ada sesuatu yang hilang.

Tetapi, perpisahan itu tidak menjadi alasan untuk ku berkomunikasi dengannya. Rasa yang begitu tulus untuknya, membuatku masih memberikannya perhatian-perhatian kecil walaupun ia tidak dapat menyadarinya. Saat tepatnya dua bulan aku berpisah dengannya, hari itu sangatlah special karena aku menghabiskan waktu dengannya hingga larut malam. Membuat kenangan baru yang semakin membuatku sulit untuk menghilangkan perasaan ini. Sudah ku katakan sejak awal, dapat disimpulkan bahwa aku tidak mudah melepaskan sesorang yang begitu aku cinta. Dia, dia adalah seorang kakak kelas yang mampu mengubah kehidupanku. Walaupun kini dia sudah bukan menjadi milikku lagi, tetapi cahaya yang dia berikan masih terlihat jelas dihatiku.

Untuk mantan kekasihku,
Aku rindu kita yang dulu, yang sering berbicara tentang hal bodoh melalui pesan singkat-BBM. Dan aku rindu saat dimana kita saling menghabiskan waktu bersama. Harapanku kini, kita dapat bersatu lagi walaupun hanya sebatas adik-kakak.